catatan di malam 22 Rajab 1431 H

mengapa Allah begitu mencintai orang-orang miskin yang mau bersabar dan bersyukur?
karena miskin adalah esensi kondisi manusia yang sesungguhnya di hadapan Sang Maha Kaya.
menyadari bahwa kita adalah makhluk miskin yang tidak berdaya melatih kita untuk lebih sabar dan bersyukur atas setiap nikmatNya dan menggerakkan kita untuk mendekatiNya. itulah mengapa Rasulullah, ahlul bait, para sahabat Beliau, dan para kekasih Allah lebih memilih kehidupan yang sederhana walaupun mereka bisa meminta untuk menjadi orang kaya di dunia: karena mereka merasa sangat rendah, tak berdaya, dan tak memiliki apa pun selain cinta kepadaNya serta karena mereka merasa bukan siapa-siapa di hadapanNya yang Maha Sempurna. namun dari sifat yang begitu tawadhu’ tersebut, Allah membuat mereka sangat dekat denganNya. masya Allah…

semoga kita bisa selalu dan makin dekat denganNya dalam kondisi apa pun. semoga kita bisa lebih menghargai dan mencintai sesama kita yang kondisinya tidak sebaik kita.

.R.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s