catatan di pagi 29 Dzulhijjah 1431 H

angin Dzulhijjah berlantunan, bisikkan kabar kerinduan
mari kita hitung mundur:
bukan saja aku yang tak sabar bertemu
ia pun telah lama menunggu.

“Ahlan wa sahlan Muharram 1432 H. Biar kudekap kau erat.
Doakan perjumpaan denganmu, mengawali hidup yang lebih baik.
Semoga ada waktu untukku . . .”

.R.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s