sekangen-kangennya ke mamah

mamah sayang,
hampir sepuluh hari sudah mamah meninggalkan bumi Ilahi ini.
rasanya kangeeeen sekali, apalagi setiap malam datang.
tapi kangen kali ini sungguh menyiksa, karena engga ada badan mamah yang bisa dipeluk-peluk atau kepala, pipi, tangan, dan kaki mamah yang bisa dicium-cium.

masih ingatkah lagu yang sering Thia nyanyikan di saat menemani mamah di Rumah Sakit?
secuil lirik yang selalu Thia nyanyikan berulang-ulang, cuma pada lirik itu

Ya Rasulallah salamun’alayk,
Ya Habbeeb Allah salam ‘alayk,
turn Thy face to us, Prophet of Allah
give Your compassion, Allah’s beloved…*

sambil terus berharap Rasulullah SAW, sang kekasih tercintaNya berkenan menghadapkan wajahnya kepada kita, meringankan sakit mamah, menyembuhkan mamah, dan melimpahkan cintanya yang luar biasa kepada mamah.

Thia kangen mamah, tapi pastinya kangennya mamah dan kangennya Allah melebihi sekadar kangen Thia ke mamah.
Sekarang, hanya bisa membalut kangen ini dengan sepenggal Al Fatihah dan doa untuk mamah.
Semoga cukup menjadi pelepas dan pelipur kangen.

Semoga Allah menetapkan kita sebagai hambanya di dunia dan akhirat,
semoga Allah menetapkan kita sebagai umat dari kekasih tercintaNya, Sayyidina Muhammad SAW, di dunia dan akhirat,
semoga Allah menetapkan kita sebagai pengikut dari Sultanul Awliya Mawlana Syaikh Nazim di dunia dan akhirat,
semoga Allah menetapkan kita untuk bersatu dan berkumpul kembali kelak.

Thia sayang mamah, sayaaang bangeeet…

.R.

*Lagu “Kekasih Allah” oleh Haddad Alwi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s